04 October 2011

Pelajaran 13

Wah, bonekanya cantik sekali. Saya ingin boneka itu.
Ah, tapi kalau yang ini saya kurang suka modelnya. Saya tidak ingin boneka ini.
Nah, itu adalah contoh kalimat yang menyampaikan keinginan.
Bagimana cara kita menyampaikan keinginan dalam bahasa Jepang?
Belajar yuk...

1. Formula: (Watashi wa) B ga hoshii desu.
Artinya: (Saya) ingin B.
Dalam bahasa Jepang, setiap kali kita menyampaikan sesuatu, bila Subyek-nya adalah saya (artinya bukan orang lain), maka saya (watashi) tidak diucapkan pun sudah bisa ketahui bahwa Subyek-nya adalah saya.
Untuk kalimat yang menunjukkan perasaan hati seperti keinginan atau kesukaan, Partikel yang dipakai adalah ga (が).
Contoh:
- Watashi wa kamera ga hoshii desu = Saya ingin kamera.
- Watashi wa kamera ga hoshikunai desu = Saya tidak ingin kamera.
Ingat bahwa hoshii (ほしい) adalah K. Sifat, sehingga bentuk negatifnya adalah hoshikunai (ほしくない).
Jadi, sebelum ~ga hoshii K. Benda, pada contoh di atas adalah kamera.

2. Formula: (Watashi wa) B o K-tai desu.
Artinya: (Saya) ingin me-K B.
Sebelum lebih jauh, kita lihat dulu mengenai K. Kerja.
Sampai dengan saat ini, dalam Kosa Kata kita temui semua K. Kerja berakhiran -masu, dalam bahasa Jepang ini disebut K. Kerja bentuk -masu.
Bila yang diinginkan adalah suatu perbuatan, maka yang dipakai adalah bentuk sebagai berikut:
K-masu --> K-tai desu.
- nomimasu --> nomitai desu (meminum --> ingin minum).
- tabemasu --> tebatai desu (memakan --> ingin makan).
Cara membentuk kalimat Positif dan Negatif dari K-tai menurut waktu, sama dengan pada K. Sifat i.

Non Waktu Lampau Waktu Lampau
nomitai desu nomitakatta desu
tabeitai desu tabetakatta desu
Non Waktu Lampau Waktu Lampau
nomitakunai desu nomitakunakatta desu
tabekunatai desu tabetakunakata desu

Dan Partikel yang dipakai bukanlah ga, tetapi o (を). Kemudian bila yang ditekankan adalah gerakannya, maka di belakang B dipakai Partikel o (を), sedangkan bila yang ditekankan adalah keinginan si pembicara (~tai) maka di belakang B dapat dipakai Partikel ga (が) yang menunjukkan sasaran dari predikat nomitai.
Jadi, pada ungkapan ini, setelah B dapat dipakai o maupun ga.
Ko-hi o nomitai desu = Saya ingin minum kopi.

Tetapi kalau bukan untuk Partikel o yang menunjukkan obyek dari K. Kerja transitif, maka Partikelnya tidak dapat diganti dengan ga.
Contoh:
- Kyouto e ikitai desu = Saya ingin pergi ke Kyoto.
- 5-ji ni kaisha o detai desu = Saya ingin meninggalkan perusahaan jam 5.
Contoh salah:
- Kyouto ga ikitai desu.
- 5-ji ni kaisha ga detai desu.

Oh iya, hoshii dan ~tai dipakai untuk mengungkapkan keinginan si pembicara, kadang menanyakan hoshii desu ka atau ~tai desu ka, dapat dipandang kurang sopan.

3. Formula:
Bentuk ~masu + ni [ ikimasu / kimasu / karimasu ].
Artinya: Pergi / Datang / Pulang untuk K.
Di sini, Obyek dari suatu gerakan ditunjukkan dengan bentuk ~masu + ni.
Contoh:
- Depa-to e ikimasu = Pergi ke toserba.
- Kutsu o kaimasu = Membeli sepatu.
--> Depa-to e kutsu o kai ni ikimasu = Pergi ke toserba untuk membeli sepatu.

Tetapi kalau K. Kerja-nya berasal dari K. Benda yang menunjukkan gerakan, maka kalimat di atas bisa dijadikan sbb:
- Nihon e kimashita = Datang ke Jepang.
- Kuruma o jisshuu-shimasu = Berlatih praktek tentang mobil.
-> Nihon e kuruma o jisshuu-shi ni kimashita = Datang ke Jepang untuk berlatih praktek tentang mobil.
--> Nihon e kuruma no jisshuu ni kimashita = Datang ke Jepang untuk berlatih praktek tentang mobil.
Oleh karena dalam kalimat di atas jisshuu adalah K. Benda yang bersifat gerakan, maka o berubah menjadi no. Pada bentuk kalimat seperti ini sebagai ganti K. Kerja bentuk ~masu dapat pula dipakai K. Benda.
Yang dimaksud K. Benda yang bersifat gerakan adalah kata-kata yang kalau dibubuhi dengan ~shimasu menjadi K. Kerja. Misalnya:
- sanpo --> sanpo-shimasu.
- jisshuu --> jisshuu-shimasu.
- benkyou --> benkyou-shimasu.

4. Partikel ni dan Partikel o
Partikel ni dipakai bersama K. Kerja hairimasu, norimasu, dsb untuk menunjukkan tempat tujuan.
Partikel o dipakai bersama K. Kerja demasu, orimasu, dsb untuk menunjukkan tempat asalnya dari mana.
Contoh:
- heya ni hairimasu = masuk ke kamar.
- kuruma ni orimasu = naik ke mobil.
- heya o demasu = keluar dari kamar.
- kuruma o orimasu = turun dari mobil.

0 comments:

Post a Comment