06 October 2011

Pelajaran 31

1.   Bentuk Maksud
1.1  Bentuk sekarang dari kata kerja kadangkadang menunjukkan kemauan , tetapi untuk menunjukkan kamauan yang lebih kuat dipakai Bentuk Maksud.
1.2  Cara membuat Bentuk Maksud
     

Bentuk Kamus

Bentuk Maksud

I
Iku
Nomu
Owaru
Hanasu
Matsu
Au
Ikou
Nomou
Owarou
Hanasou
Matou
Aou
II
Taberu
Miru
Tabeyou
Miyou
III
Suru
Kuru
Shiyou
koyou

2.   Pemakaian Bentuk Maksud
1)      Pada waktu mengajak lawan bicara atau  menyetujui ajakan orang , Bentuk Maksud  dipakai sebagai bentuk abiasa darimashou .
(1). Sukoshi yasumou
       Mari kita istirahat sebentar
(2)  A ; Issho ni ocaha o nomanai  ?   Tidak mau minum tteh bersama ?
      B ;  Ii ne .So shiyou   .                    Baiklah ayo
Perhatian : Dalam hal diatas a, adakalanya di tambahkan ka atau yo menjadi yasumou ka atau yasumou yo .
2)      Bentuk Maksud  + ka “ dipakai waktu si pembicara menawarkan bantuan.
  
       (3)  A : Tetsudatte ageyou ka .               Mari saya bantu  ?
             B :  Un, arigatou.                               Ya , terimaksih .
3)      Dipakai pada waktu berbicara pada diri sendiri atau mendorong diri sendiri .
                   (4)  Mou 12-ji da. Neyou  .           Sudah jam 12 aya mau tidur .

3.   Bentuk Maksud  + to omotte imasu  = saya bermaksud
Pada waktu si pembicara menyatakan kepada lawan bicara maksud untuk berbuat sesuatu jarang sekali di pakai hanya Bentuk Maksud saja, biasanya setelah Bentuk Maksud di tambah kan –to omoimasu atau –to omotte imasu .-to omoimasu menunjukkan maksud si pembicara pada waktu ia mengatakannya, sedangkan –to omotte imasu menunjukkan maksud yang sudah ditetapkan seelumnya dan msih berlaku pada waktu ia mengatakan .
(5)    Ima kara kaimono ni ikou tomoimasu
Saya bermaksud pergi balnaj sekarang .
(6)    Kondo no nichi-youbi wa tomodachi to eiga o mi ni ikou to omotte imasu .
Hari minggu ini saya bermaksud pergi nonton film dengan teman.
4.   Bentuk Kamus + Tsumori desu  = Saya bermaksud
Pola kalimat ini juga dipakai untkmenunjukkan kemauan si pembicara . Kadang-kadang artinya hampir sama dengan Bentuk Maksud + to omotte imasu “ , tetapi pola ini kelihatannya lebih sering dipakai untuk menunjukkan maksud yang pasti atau niat yang kuat .
(7)    Rainen kekkon suru tsumori desu

                        Saya bermaksud kawin tahun depan

(8)    Isshoukenmei gijutsu o narau tsumori.
Saya bermaksud belajar teknik dengan sungguh-sungguh .
5.   Bentuk Kamus    ö
                                ý    + yotei desu   =  menurut rencana
     K.Benda + no    ø
(9)               Watashi wa 8-gatsu no owari ni kuni e kaeru yotei desu .
Saya berencana pulang ke tanah air akhir bulan agustus .
(10)           Buchou wa raishu no getsu you-bi no Osaka e shutchou-sur yotei desu .
Menurut rencana , Kepala bagian hari senin minggu depan akan dianas ke Osaka.
(11)           Hikouki wa yugata 6-ji ni tsuku yotei desu
Menurut rencana , pesawat terbang akan tiba pukul 6 sore.
(12)           Shutchou wa 1-shuukan gurai no yotei desu
             Menurut rencana ,perjalanan dinas akan makan waktu kira-kira 1 minggu .
Yotei berarti hal yang sudah ditetapkan sebelumnya “ . Pada contoh (9) Watashi wakaeru menunjukkan isi dari yotei .Oleh karena pola kalimat ini menyatakan hal yang akan dilakukan di masa depan , maka anak kalimat yang diterangkan oleh yotei terbatas pada waktu sekarang .Disamping itu , pokok dari anak kalimat yang diterangkan mungkin saja si pembicara (9) orang ke tiga (10) ataupun benda mati (11) . selain itu . karena yotei adalah K.Benda ,maka kita dapat pula mengatakan sbb  :
(13)           Jisshuu no yotei ni tsuite buchou ni soudanshimasu .
             Mengenai rencana praktek , akan saya rundingkan dengan kepal bagian
(14)           Nichi youbi wa nani ka yotei ga arimasu ka
            Apakah ada rencana untuk hari minggu ?

6.   wa yang Menunjukkan Pokok Kalimat
Apabila hiru gohan o   pada contoh kalimat (15) di bawah kita jadikan pokok kalimat  maka kalimatnya akan menjadi (16) . o ti dak mungkin dipakai bersama dengan K.Bantu wa yang menunjukkan  pokok kalimat .
(15)           Mou hiru gohan o tabemashita ka
            Apakah sudah makan siang ?
(16)           Hiru gohan wa mou tabemashita ka
            Makan siang sudah ?
7.   madate imasen  =  belum
Sama halnya  dengan mada desu  dan mada….. masen maka mada .. imasen menunjukkan perbuatan yang belum selesai atau hal yang belum terjadi .
(17)           A  :  Hiru gohan wa mou tabemashita ka
                     Makan siang sudah ?

                           B  : Ie mada tabemasen

                                  Belum, belum makan


(18)           Natsu yasumi ni yotei wa mada kimete imasen

                                   Rencana libur musim panas belum saya tentukan   

8.   na
(19)           Karuizawa desu ka . Ii na . ( Kaiwa )
             Oh, Karuizawa . Bagus ya .
(20)           Kirei da na

                                   Indah ya

--na  dipakai pada akhir dan merupakan ucapan yang keluar secara spontan waktu si pembicara oleh sesuatu .Contoh Kaiwa ( percakapan ) di atas menunjukkan perasaan iri Ishikawa waktu mendengar rencana liburan musim panas Takahashi .
Hati-hati jangan mengacauaknna ini denganne pada ii kamera desu ne . Berbeda darina yang merupakan ucapan secara spontan ,makane dipakai hanya apabila lawan bicara ada di hadapan kita. –ne dipakai untuk memperlihatkan perhatian kita kepada lawan bicara ,atau mengharapkan pendapat yang sama dari lawan bicara .

0 comments:

Post a Comment